oleh

Sekretaris DPD KNPI Kabupaten Tangerang Anri Situmeang, SH. MH Menyayangkan Insiden di Graha Pemuda

Tangerang, Aktual News
Pada hari kamis tanggal 15 pukul 13:00 WIB kami dari DPD KNPI Kabupaten Tangerang yang diketuai oleh Fajrul ingin melaksanakan aksi damai di depan Gedung bupati Tangerang dalam rangka memperingati 388 tahun Kabupaten Tangerang.

Aksi damai kita dengan cara menyuarakan pemuda dalam mengawal dan support kebijakan pemerintah yang bisa di rasakan oleh masyarakat kabupaten Tangerang, meniup lilin kue ultah dan aksi musik.

Sebelum aksi, kami mengumpul di Graha Pemuda sebagai titik kumpul dengan menunggu teman-teman pemuda untuk hadir dalam acara kami.

Akan tetapi, kami di suruh bubar oleh pemuda yang enggak saya kenal dengan suara yang lantang kepada kami dan kami sangat syok dengan kejadian tersebut.

DPD KNPI Kabupaten Tangerang Kubu Fajrul Pemuda Humanis dan tidak anarkis atau Kadisporabudbar Mundur.

Dalam adanya dua kubu kepengurusan DPD KNPI Kabupaten Tangerang seharusnya memperkuat gerakan adu gagasan untuk pemuda. Namun sangat di sayangkan tidak elok sebagai pemuda yang di contohkan kubu Adang Akbarudin dengan melihat vidio yang viral di masyarakat, Sabtu, 17/10/2020.

Kepada media, Sekertaris DPD KNPI Kabupaten Tangerang Anri Saputra Situmeang, SH., MH mengatakan, ” Akan membawa pemuda ke arah intelektual, humanis dan kritis agar selalu menjadi pengawal kebijakan pemerintah dan mendukung ketika itu baik untuk masyarakat, ” ujarnya.

“Pemuda harus humanis tanpa anarkis kepada berbagai elemen-elemen agar menjadi satu kesatuan bersinergi membantu pemerintah jika baik dalam menjalankan program-program yang bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat” ungkapnya.

Di tempat yang sama Firmansyah sebagai bendahara mengatakan nilai yang kita perjuangkan bukan diukur nominal, namun ukuran perubahan dalam kelayakan pemuda yang seharusnya bisa kita capai dengan gagasan bersama.

“Saya ingin Tangerang benar menjadi kabupaten layak pemuda jika persoalan pemuda saja tidak bisa diselsaikan lebih baik kepala Disporabudpar mundur dari posisi jabatannya” ungkap pria kacamata itu.

Ahmad Suhud salah satu pengurus menambahkan
sangat menyayangkan Sikap Muhamad Akka selaku pengurus KNPI Versi Adang Akbarudin yang telah menggunakan bahasa Arogan atas penyebutan ketua umum kami.

Lanjutnya, seharusnya mengedepankan etika dalam berbahasa. Tidak seperti yang beredar dalam video yang terkesan emosional hal ini tentu tak mencerminkan dirinya sebagai contoh pemuda lainnya di Kabupaten Tangerang.

Sekedar informasi, sebelumnya telah beredar vidio ke masyarakat pengususiran anak muda yang sedang berkumpul di gedung Geraha Pemuda oleh kubu Versi Adang Akbarudin. [ Red/Akt-26/Har ]

Aktual News

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed