oleh

Ormas GEMPAR dan Mahasiswa Simeulue Tuntut Kepastian Hukum dan Putar Video Amoral di Kantor Gubernur Aceh.

 

Aceh, Aktual News,- Masyarakat yang tergabung dalam Ormas Gerakan Masyarakat Pengawal Amanah Rakyat (GEMPAR) Kabupaten Simeulue dan Mahasiswa Simeulue di Banda Aceh hari ini lakukan aksi unjuk rasa untuk menuntut kepastian hukum atas Video Amoral yang diduga kuat dilakoni oleh Erli Hasim (Bupati Simeulue) saat ini.

Adapun video yang beredar luas tidak senonoh tersebut sudah pernah disuarakan sebelumnya di Kantor Gubernur Aceh yang juga diterima Juru Bicara Pemerintah Aceh Saifullah Abudl Gani.

Dalam orasi yang disuarakan oleh ormas Gempar tersebut, Zulhamzah sebagai ketua Gempar menuntut pemerintah Aceh berikan kepastian hukum dan atau apabila adegan tersebut dibenarkan atau tidak melanggar norma-norma yang ada, atauran yang ada, maka pulihkan nama baik Bupati Simeulue Erli Hasim, Banda Aceh (19/10)

Sementara Juardi dalam orasinya menjelaskan dan memberikan perbandingan perlakuan penegakan hukum yang apabila masyarakat kecil yang salah maka hukum cepat-cepat ditegakan.

Jon Hermanto yang turut menyampaikan orasi bahkan mengancam apabila tidak ada kepastian hukum terhadap kasus tersebut maka dia akan membuat video mesum, tetapi jangan tangkap saya pak, ujarnya secara lantang.

Hal-hal serupa juga turut disampaikan para perwakilan mahasiswa Simeulue yang ada di Banda Aceh, yang mendesak Gubernur Aceh mengambil langkah tegas memberikan kepastian hukum atas masalah tersebut.

Dalam aksi tersebut sebelum koordinator meminta tanggapan dari pihak Pemerintah Aceh yang menerima peserta aksi, terlebih dahulu dilakukan pemutaran Video Amoral yang disuarakan tersebut agar tidak dianggap hoak, namun dibatalkan karena dianggap dapat menimbulkan isu negatif.

Foto : Persiapan Infocus, Oleh Pendemo

Juru Bicara Pemerintah Aceh Saifullah Abudl Gani yang menerima langsung para peserta aksi mengatakan, pihaknya tidak mau lagi berjanji-janji namun hanya memastikan bahwa akan menyampaikan petisi rakyat simeulue tersebut kepada pimpinan.

Lebih lanjut, pada saat di wawancara Saifullah Abdul Gani sepakat dengan pendemo untuk menegakan hukum syariat secara tegas bagi yang melanggar. [Red/Akt-25/Hs].

 

Aktual News

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed