oleh

” Aktuil ” Kiprahnya Banyak Menyoroti Perkembangan Legenda Musik di Tanah Air

Jakarta, Aktual News-Leganda musik tanah air tak terlepas dari perjalanan karier Koes Bersaudara dan Koes Plus yang menjadi ikon sang Legenda musik di tanah air ini, namun tak terlepas dari itu pula perjalanan kerier mereka tidak bisa dipisahkan dari media yang menyorotinya.

Kalau tidak ada media tentu jejak rekam sang legenda tak akan terukir, RRI dan TVRI yang kala itu satu-satunya media elektronik sangat berperan dalam mengikuti perkembangan karir sang Legenda musik di Indonesia.

Namun ada salah satu media kala itu tak kalah penting dalam mencatat jejak perjalanan kerier mereka di peta musik Indonesia, sebut saja Majalah Aktuil yang merupakan majalah yang menyoroti tentang musik di Indonesia.

Seperti apa majalah Aktuil yang menjadi legenda majalah musik, dikutip dari Wikipedia, Aktuil adalah nama mejalah musik yang terbit pertama kali pada bulan Juni 1967 di Bandung.

Awal mulanya berdiri majalah ini bermula dari seorang kontributor majalah Discorina di Yogyakarta salah satu putra Sabri Gandanegara yang kala itu wakil gubernur Jawa Barat periode 1966-1974.

Denny Sabri lalu bertemu Bob Avianto seorang penulis lepas tentang perfilman, dari obrolan ringan tersebut mereka menemui Toto Raharjo yang berencana untuk membuat majalah hiburan, Toto Raharjo adalah seorang pemimpin kelompok musik dan tari Viatikara hingga akhirnya gayung bersambut, di rumah Syam Bimbo mereka bersepakat untuk mengusul kan nama majalah musik tersebut dengan nama ” Aktuil ” sebagai nama majalah tersebut, yang diambil dari majalah luar ” Actueel ” majalah musik terbitan Belanda.

Dari sini kita mengenal nama Bens Leo salah satu wartawan Aktuil yang banyak menulis tentang perjalanan karier Koes Bersaudara dan Koes Plus,

Bukan hanya menyoroti tentang perjalanan karier Koes Bersaudara dan Koes Plus, majalah musik ini juga menjadi bacaan terpaporit dikalangan anak-anak muda kala itu, pada tahun 1970-1975 majalah Aktuil merupakan masa keemasan kala itu.

Bahkan majalah ini bukan hanya menulis berita musik Rock tetapi menjadi tempat informasi musik dan menyandang predikat yang pertama, dan kesuksesannya dianggap menjadi majalah musik pertama di Indonesia.

Dari sini tercatat, Bens Leo, Koes Bersaudara dan Koes Plus sebagai salah satu bagian dari sejarah majalah musik tersebut, hingga akhirnya majalah ini kehilangan pamor dan mati pada tahun 1986, Denny Sabri sang pengagas terus berkiprah sampai akhir hayatnya.

Luar biasa, kegigihan sang pendiri dengan konsistensinya menjadi inspirasi tentang perjalanan karier di dunia media dan hiburan. [ Red/Akt-01/UG DANI ]

 

 

Aktual News
sumber Wikipedia.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed