oleh

Shana Fatina, Wisata halal bukan suatu keharusan

Labuan Bajo, Aktual News-Hampir sepekan, masyarakat Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, heboh dengan wacana Wisita Halal.

Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat dan sejumlah pelaku pariwisata, tokoh masyarakat di kota pariwisata itu, menolak keras, jika Wisata Halal diterapkan di Kabupaten itu.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama Badan Otoritas Pariwisata (BOP) Labuan Bajo, Flores, Shana Fatina, Sabtu (4/5) mengatakan, Wisata Halal masih bersifat tawaran dan jika itu dimungkinkan. Shana dengan tegas mengatakan, tidak ada unsur paksaan atau keharusan dalam pelaksanan nantinya.

Wisata halal merupakan produk baru yang didorong oleh Kementerian Pariwisata saat ini. Kebetulan Labuan Bajo masuk sebagai destinasi super prioritas Pariwisata saat ini, wajar saja ditawarkan juga untuk Wisata Halal. Shana mengaku, “konsep wisata halal yang dibicarakan adalah Muslim Friendly and Family Friendly Tourism”, itupun tidak ada unsur paksaan, ujarnya.

BOP Labuan Bajo-Flores kemudian diminta untuk memfasilitasi dan menjelaskan terkait konsep pariwisata halal. Apalagi wisata Halal dalam berapa tahun terkhir lagi naik. Dimana marketnya sangat besar dan berpotensi mendongkrak pariwisata. Hal itu kemudian permintaan pihak Kementerian Pariwisata muncul agar wisata halal dikenalkan di Labuan Bajo.

“Wisata Halal masih dalam tahap wacana. dan tidak bersifat keharusan. Jika cocok akan diterapkan demikian pun sebaliknya”,tandasnya.

Kata Shana, Pariwisata Halal ini soal melayani kebutuhan wisatawan muslim yang mengunjungi Labuan Bajo. Dimana wisatawan muslim tentu membutuhkan makanan yang halal dan tempat ibadah,”ujar Shana Fatina., Ditambahkan, konsep wisata Halal di Indonesia bukan melabel agama tertentu, melainkan menyediakan fasilitas kebutuhan kelompok tertentu.

“Pariwisata Halal merupakan konsep marketing soal kebutuhan wisatawan tertentu”, tutupnya. [ Red/LM ]

 

Aktual News

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed