oleh

Suatu Senja Didepan Bekas Kediaman Andi Ghalib

Sebuah Renungan Untuk Kita Renungkan

 

Jakarta, Aktual News-Tahta, jabatan, harta semua akan kita tinggalkan hanya amal baik yang dapat menolong kita, istri cantik yang biasa menemani kita tak mau menemani kita di dalam kubur, benar kata-kata itu mengingatkan kita untuk merenungi.

Seperti contoh salah satu rumah pejabat di jaman era orde baru ini ini saat saya melewati di Jalan SMP 22 Ceger Jakarta Timur tampak terlihat hening kini dipenuhi semak belukar.

Rumah mewah yang menjadi kehormatan dijamannya yang dulu berdiri megah dan diagungkan oleh para sahabat kini hanya sebuah gedung tua yang kosong tanpa penghuni.

Suara kendaraan mewah dan ajudan yang biasa menghiasi rumah ini tak lagi terlihat, tampak seperti sejarah yang mati tak berpenghuni, mungkin kini para mahluk halus diam dirumah besar itu untuk menggantikan sebagai penghuni baru yang nampak terlihat suasana dingin, dan penuh misteri.

Ini sebuah fenomena alam yang pasti terjadi, tak perduli jabatan, harta maupun istri cantik semua akan kita tinggalkan untuk menghadap sang Khaliq, hanya kebaikan dan amal baik yang dapat menolong kita menemani di alam kubur nanti.

Hanya kain kafan dan ruang sempit dan gelap itulah rumah kita yang terakhir, apa yang kita banggakan di dunia hanyalah sementara tak ubahnya pinjaman yang Tuhan titipkan, lama aku terpaku menatap rumah mewah itu kini hanya terlihat sepi dan kosong, beberapa rumput dan semak belukar tumbuh menghiasinya, tak ada tanaman Aglonema ataupun sejenisnya menghiasi rumah tersebut.

Sebuah renungan yang harus kita renungkan dalam diri bahwa semua yang kita miliki di dunia hanyalah titipan Ilahi yang pada masanya akan kita tinggalkan. [ Red/Akt-01/UG DANI ]

 

Aktual News

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed