oleh

Fahri Lubis: Kondisi Kekinian Bangsa dan Negaraku, Sebuah Guritan Tajam

Jakarta,Aktual News-Fahri Lubis yang dikenal sebagai revolusioner garis lurus menyampaikan guritan (torehan) tajam kondisi bangsa dan negara terkini

“Apa yang telah saya sampaikan di media ini tidak sekedar pendapat tapi upaya dan tindakan saya yang sudah disalurkan sesuai amanat undang-undang ke Istana dan ke Senayan, bahkan saat ini melalui lembaga yudikatif yaitu Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Semua ini sebagai pengabdian dan perjuangan sumbangsih sebagai rakyat pemilik pemegang kekuasaan tertinggi sesuai amanat undang-undang bahwa hak kedaulatan rakyat yang saya miliķi saya gunakan melalui resolusi sebelum revolusi yang kita tidak harapkan terjadi asal pemerintah wakil-wakil rakyat jujur dan terbuka bersama-sama rakyat bersatu selamatkan bangsa dan negeri ini. “Jelasnya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (27/7/2021)

Fahri mencermati dan mengamati kondisi kekinian khususnya tentang demokrasi dan penegakan hukum serta keadilan yang semakin sangat memprihatinkan dialami rakyat akar rumput dan kaum buruh ditambah lagi dengan berlakunya PPKM.

“Presiden dan para menteri kabinetnya sebagai lembaga eksekutif yang melaksanakan dan menjalankan roda pemerintahan bersama lembaga legislatif para wakil rakyat saat ini telah berusaha berjuang bahu- membahu di dalam melakukan langkah-langkah strategis dan taktis menyelamatkan kondisi perekonomian rakyat dan menjaga stabilitas keamanan dalam negeri dampak dari segala kebijakan pemerintah dan pihak legislatif selama menghadapi multi krisis dan juga perang asimetris dan geoopolitic global ditambah dengan pro dan kontranya dari pandemi virus covid-19 yang melanda dunia. “Ujar Fahri.

“Saya sebagai rakyat yaitu bangsa Indonesia sesuai amanat undang-undang, tentunya melihat apa yang dijalankan dan dihadapi oleh pihak eksekutif dan legislatif serta segala dampak dari berbagai kebijakan pemerintah yang tentunya memiliki dampak langsung dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia semakin terpuruk dalam menjalani kehidupannya yang saat ini sudah abnormal atau di ambang batas kewajaran sebagaimana manusia hidup wajib bekerja berusaha dan mendapatkan pendidikan kesejahteraan sesuai amanat undang-undang. Dalam hal ini saya tidak sekedar berpendapat tapi juga bertindak berjuang untuk melakukan upaya solusi menyelamatkan bangsa dan negara dari multi krisis yang dirasakan masif ke seluruh rakyat dan bangsa ini, “tandasnya.

“Maka sudah saatnya rakyat dan segenap komponen bangsa ikut berperan bersama untuk bersatu bahu-membahu menyelamatkan nasib bangsa dan negeri yang kita cintai ini , agar tidak terjadi dampak yang lebih buruk menimpa bangsa dan negara ini. Mencegah penyakit lebih baik dari pada mengobati sakitnya bangsa dan negeri saat ini. “Ucap Fahri.

“Dampaknya sudah jelas krisis ekonomi bagi rakyat bagi pemerintah jelas hutang meningkat terus dan legislatif tidak mampu menjalankan fungsinya secara optimal sesuai amanat undang-undang, buktinya saat ini eksekutif dan legislatif di gugat rakyat di pengadilan negeri, “tegasnya.

“Bagi saya kondisi negara ini sudah abnormal akibat multi krisis yg terjadi di dalam negeri. Tidak ada jalan lain solusinya pihak legislatif di Senayan membuka diri lalu mengundang para pakar, tokoh ulama, agama, pemuda, buruh, nelayan, pedagang kaki lima semua pemangku kepentingan mewakili rakyat utusannya untuk melaksanakan musyawarah mufakat nasional. “Kata Fahri.

Fahri menyampaikan perlunya melakukan kajian langsung mengevaluasi serta melakukan tindakan nyata berupa solusi guna menyelamatkan nasib rakyat dan negara dari multi krisis .

“Saya berpendapat demokrasi tidak lagi berjalan sesuai amanat undang-undang hukum dan keadilan. Tidak lagi dirasakan rakyat. Dasarnya bukti yang sederhana saja tidak akan terjadi perlawanan dan meningkatnya protes kepada pemerintah dimana-mana oleh rakyat apabila hukum dan keadilan masih dirasakan rakyat. “Tuntas Fahri. [ Red/Akt-01 ]

 

Aktual News

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed