oleh

Bagus Selo Tinjau Pelaksanaan Proyek Waduk Jlantah di Kecamatan Jatiyoso, Pemda Jangan Sampai Kecolongan

Karanganya,Aktual News Masih belum meratanya pasokan air baku di seluruh plosok wilayah di kabupaten Karanganyar menjadi salah satu PR (Pekerjaan Rumah ) penting pemerintah daerah.

“Sudah menjadi kewajiban pemerintah dalam menyediakan air baku secara berkesinambungan 24 jam, harga terjangkau dan berkualitas.” Tutur Bagus Selo Ketua DPRD yang juga merupkan ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Karanganyar. Dikatakan di waktu tinjau waduk jelantah Jatioso, Kamis 16/9/21.

“Fenomena di kabupaten Karanganyar
Di 17 kecamatan belum merata dapat. Pelayanan yang ada dari sumur spam, pamsimas, sumber sumber mata air maupun sumur dalam milik pudam pun belum mampu mencukupi dikarenakan mungkin keterbatasan sumber debit air. Dalam kenyataannya pelayanan pudam pun bagi pelanggan belum dapat secara nyaman 24 jam digunakan “ terangnya.

Penyediaan air baku lanjud Bagus ” ini menjadi program prioritas Kementrian PUPR. Di Provinsi Jawa Tengah, saat ini sedang disiapkan pembangunan SPAM Regional Wosusokas untuk menambah pasokan air bersih perpipaan di Kabupaten Wonogiri, Sukoharjo, Karanganyar, dan Kota Surakarta dari sumber Waduk Gajah Mungkur. Hanya karanganyar wilayah barat mungkin sekitar gondangrejo yang mendapatkan suplai air, ungkapnya.

“Kedepan, dengan adanya dua( 2) waduk ini harus mampu menyelesaikan PR ( Pekerjaan Rumah ) tersebut, tentu harapanya kedepan irigasi pertanian semakin lancar dan luas cakupannya, air baku pun dari sumber kedua waduk ini harus mampu mencukupi seluruh wilayah secara merata dan mencukupi . Pemda harus betul-betul mempersiapkan dan terus berkoordinasi agar PR (Pekerjaan Rumah ) tersebut selesai dengan adanya 2 (dua) waduk baru ini. Jangan sampai waduknya disini, pasokannya justru diprioritaskan ke kabupaten yang lain. Koordinasi dengan kementrian harus dilakukan secara intens agar program lanjutan dari waduk tersebut setelah jadi untuk menjadi prioritas.” paparnya.

Lanjud Bagus Selo diharapkan, program dari kementrian PUPR selanjutnya, SPAM regional yang bersumber dari 2 waduk ini dapat mengcover seluruh kebutuhan air baku di kab Karanganyar, baru untuk kabupaten lain.

“OPD jangan sampai kecolongan mulai dari tahap persiapan. Pemerintah daerah harus siap, tanggap dan terencana dalam melayani serta mencukupi kebutuhan dasar masyarakat.” Tutupnya.[Red)Akt-23/Dwm]

 

Aktual News

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed