oleh

Warga Jalan Salak Perum Kirana Surya Rt 06/011. Ds Pasanggrahan Solear, Kecewa dengan Betonisasi yang Diduga Terindikasi Korupsi Material

Foto : Betonisasi di jln salak Rt 06/011. Perum kirana surya Kecamatan Solear kab, Tangerang.

Solear, Aktual News Pekerjaan peningkatan jalan atau betonisasi di jalan Aalak perumahan Taman Kirana Aurya yang dikerjakan asal jadi, hal tersebut berdasarkan wawancara awak online media AktualNews.co.id, dengan salah satu warga sebut saja J ( inisial-red ), kepada awak media, J mengatakan pekerjaan betonisasi tersebut dilaksanakan pada hari Kamis 09/09/2021, dan malamnya dilakukan pengecoran, dan dari penjelasan. J ( warga-red ), pekerjaan tersebut juga tidak dilakukan pengerasan sebelumnya, masih menurut, J jangankan pengerasan bahan material seperti batu split aja cuma satu (1), truk dan hanya disebar pakai pengki plastik seperti menyebar pupuk saja, lebih lanjut J mengatakan awalnya papan proyek/papan anggaran ada terpasang namun setelah pengecoran selesai paginya papan tersebut di lepas entah dibawa kemana,

Lebih jauh J juga mengatakan kepada awak media Kamis 16/09/2021, 09:27 Wib. dirinya kecewa dengan kwalitas betonisasi tersebut, kekecewaan tersebut berdasarkan, sepengetahuan dirinya (J-red), pengawasan dari dinas atau instansi terkait tidak terlihat memantau pekerjaan tersebut makanya bahan material seperti batu split saja hanya satu truk yang digunakan.

Untuk diketahui pekerjaan peningkatan jalan Salak Rt 06/011. Taman Kirana Surya Solear kabupaten Tangerang, dari Dinas Perumahan Pemukiman dan Pemakaman (Perkim), kabupaten Tangerang, tanggal pembuatan 05 Juli 2021, tahap paket saat ini ” paket telah selesai “, metode pengadaan, pengadaan langsung dengan nilai pagu sebesar Rp 170.000.000,- ( Seratus tujuh puluh juta Rupiah ), sumber dana APBD 2021,

Dari keterangan warga tersebut diharapkan pihak inspektorat kabupaten, Tangerang dapat memeriksa kwalitas dan kuantitas betonisasi tersebut, dikarenakan ada indikasi dan dugaan kecurangan dan tidak menutup kemungkinan adanya unsur kerugian keuangan negara di pekerjaan betonisasi tersebut.[ Red/Akt-26/Har ]

 

Aktual News

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed